Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

[REVIEW] & Sinopsis Lengkap Anime Movie BUBBLE ' Kisah Cinta Manusia dan Gelembung ala Hibiki dan Uta '

 

Anime Movie Bubble
Cr . WIT Studio & Netflix


" Putri duyung kecil, sudah bahagia dengan hanya berada disana... 

Hari-hari itu terasa lebih penting daripada apapun, bahkan dari nyawanya sendiri... 

Itu sebabnya... Meski tahu tubuhnya akan  larut menjadi gelembung... 

Dia sama sekali tidak takut...  " 

- Uta -


Dari kutipan di atas sudah dipastikan anime yang akan aku bahas kali ini agak berbau kesedihan. Bagi kamu yang lagi galau, semoga tidak merasa semakin tertekan ya,, 

Langsung saja yuk.. Aku akan mengulas anime movie yang berjudul Bubble yang di rilis Netflix pada 28 April 2022 lalu. Bubble adalah animasi asal Jepang yang di produksi oleh WIT Studio yang terdiri dari satu episode berdurasi 1 jam 40 menit. Bagi kamu penggemar genre drama, fantasy , romance dan adventure akan sangat cocok jika nonton anime ini. 

Seperti biasa sobat anime,,, Sebelum kita review Bubble lebih dalam, mari kita intip sinopsis lengkapnya terlebih dahulu !

Warning Spoiler !!

Sinopsis Bubble

Sejak datangnya bencana hujan gelembung menyerang seluruh kota Tokyo, para penduduk yang selamat memilih meninggalkan kota karena Tokyo sudah menjadi tempat terisolir dan hampir tenggelam. Namun tidak buat sebagian anak muda yang sudah kehilangan orang tua mereka. Mereka memilih tinggal di dalam gelembung dengan gravitasi aneh dan mengikuti lomba parkour ekstrim dengan jalur melewati reruntuhan kota.

Hibiki dengan team parkournya- Blue Blaze, berkompetisi demi mendapatkan makanan selama sebulan. Hibiki merupakan sosok laki-laki pendiam dan kurang bekerja sama antar team saat kompetisi berlangsung. Bahkan selama latihan-pun, menyendiri lebih baik bagi dia. 

Hibiki mempunyai pendengaran yang sangat sensitif. Sehari-harinya dia memakai earplug untuk meredam suara bising disekitarnya. Sesaat sebelum terjadinya ledakan beberapa tahun lalu, dia bisa mendengar suara nyanyian misterius yang hanya bisa terdengar olehnya. Sampai Hibiki dewasa-pun, nyanyian itu masih selalu terdengar dan  bersumber dari sebuah menara yang merupakan pusat ledakan gelembung. 

Hibiki mengalami kecelakaan saat dia memanjat menara pusat ledakan, karena keingintahuannya akan Nyanyian Menara. Dia jatuh kedalam pusaran air dan hampir mati namun, Hibiki diselamatkan oleh gelembung yang menyerupai manusia, Uta.

Gelembung itu dinamai Uta oleh Hibiki karena suka bernyanyi. Uta tinggal dengan team parkour Hibiki dan belajar bagaimana cara manusia hidup. Karena dia lincah dan hebat dalam parkour, Uta menjadi bagian dari Blue Blaze. Namun, ada satu kelemahan Uta. Dia tidak bisa menyentuh Hibiki. Jika itu terjadi, bagian tubuh yang menyentuhnya akan kembali menjadi gelembung. 

Sejak kedatangan Uta, Hibiki tidak lagi menjadi sosok yang introvert. Dia mulai menemukan jati dirinya dan lebih terbuka pada orang lain. Dia juga bisa menghargai rekan teamnya dan mampu bekerja sama dengan baik. 

Hibiki mendapati dirinya tertarik kepada Uta. Begitupun Uta yang sudah menyukai Hibiki sejak pertemuan pertama mereka, sebelum terjadinya ledakan. Bahkan Uta, selalu menyamakan dirinya dengan putri duyung yang rela ke daratan demi menemui sang pangeran, Hibiki.

Akankah keduanya bersatu ? Apakah Hibiki tahu bahwa Uta adalah sebuah gelembung ?


Bubble anime movie
Cr. WIT Studio & Netflix


Review Bubble 

Bubble itu gelembung. Jadi jangan heran jika kamu akan melihat rombongan gelembung disepanjang anime ini berlangsung. Tapi bukan gelembung sabun ya. Bubble dalam anime ini gelembung pembawa petaka yang di dalamnya berisi air. Bayangkan jika pecah dalam jumlah milyaran, sudah sangat cukup untuk menenggelamkan satu kota. 

Pada menit awal episode Bubble, aku sedikit dibikin bingung dengan alur ceritanya. Pertanyaan yang sering muncul dikepalaku yaitu kenapa bisa begini dan kenapa bisa begitu. Tapi untung saja, tidak diperlukan waktu lama untuk mendapatkan jawabannya.

Bubble berfokus pada perjalanan cinta Hibiki dan Uta. Seperti anime genre drama lainnya yang selalu membangun sebuah pendekatan. Menurutku, Hibiki dan Uta pedekatenya kurang nendang. Dikarenakan Uta sudah bucin duluan sama Hibiki, begitupun Hibiki yang terlalu cepat menyatakan perasaan hatinya pada Uta. 

Kisah asmara Hibiki dan Uta ini mengingatkanku akan kisah Gin dan Hotaru dalam anime Hotarubi no Mori e, dimana tokoh utamanya tidak boleh saling bersentuhan. Karena konsepnya hampir sama dengan Hotarubi no Mori e, ending Bubble ini sudah bisa ditebak dari awal. Aku sudah bisa mencium bau perpisahan ketika Uta mencoba menyentuh Hibiki sesaat setelah ia menyelamatkannya.

Selain kisah romansanya, Bubble juga menceritakan tentang persabatan antara Hibiki dan geng parkournya. Walaupun awalnya sulit untuk bekerja sama. Namun pada akhirnya, Hibiki mampu menerima keberadaan teman-temannya. 

Apakah ada konflik dalam anime Bubble ini ? Tentu saja ada. Konflik terjadi saat team parkour- Under Taker, menjadi lawan team Blue Blaze dengan hadiah Makoto yang telah diculik. Walaupun Blue Blaze menang, namun pertarungan itu mengorbankan lengan Uta karena harus bersentuhan dengan Hibiki saat detik-detik terakhir. 

Ada satu hal yang bikin aku geleng kepala saat nonton anime ini. Karena adanya fakta bahwa yang menyebabkan ledakan di kota Tokyo yaitu Uta dan Hibiki. Jadi lima tahun lalu, ketika Hibiki berada di atas menara, dia mendengar seseorang bernyanyi yang ternyata adalah Uta dalam bentuk gelembung. Uta-pun menghampirinya. Terjadilah kontak diantara mereka yang menyebabkan marahnya gelembung lain. Lalu, ledakan dasyat yang meluluh lantakan kota Tokyo terjadi. Karena ulah dua sejoli inilah banyak jiwa yang menjadi korban. Mengetahui alasan menara meledak karena ulah Uta dan Hibiki agak konyol memang. Tapi aku masih bisa menerimanya karena sepanjang film berlangsung, aku disuguhkan grafik yang ciamik.

Kalau bicara kualitas grafik, sudah dipastikan kalau anime Bubble emang keren. Dunia di dalam gelembung digambarkan dengan sangat detail. Rasanya seneng banget liat gelembung berjalan-jalan santuy di tengah kota yang porak poranda. Belum lagi para pejuang parkour yang loncat-loncat di antara reruntuhan bangunan. Pokoknya the best banget kualitas grafiknya.

Menghabiskan 1 jam 40 menit dengan suguhan grafik luar biasa dan cerita yang menarik sudah membuatku cukup puas. Apalagi endingnya yang klimaks dan tidak dibiarkan menggantung menjadi poin tersendiri bagi anime Bubble ini. Bubble ditutup dengan penyelamatan heroik Hibiki dan Uta demi kelangsungan hidup kota Tokyo. Mereka harus mengakhiri apa yang pernah mereka mulai. Meski harus mengorbankan hidup Uta.

Aku terbawa suasana melihat perpisahan Uta dan Hibiki. Sampai tak terasa air mata ini keluar. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kisah mereka. Dari Uta dan Hibiki kita bisa belajar, cinta itu memang buta. Untuk melindungi orang terkasih dan untuk kebaikan semua orang, terkadang kita harus berkorban, meski nyawa sendiri taruhannya. Dari kisah persahabatan Hibiki dan teamnya kita bisa belajar bahwa, sejatinya kita adalah makhluk sosial yang akan membutuhkan orang lain walaupun sebenarnya kita cukup mampu. 


Judul.                   : Bubble

Tanggal rilis.      : 28 April 2022 ( Netflix )

Total episode.     : 1 episode ( tamat )

Durasi.                 : 1 jam 40 menit

Studio.                  : WIT Studio

Sutradara.           :  Tensura Araki

Penulis.                : Gen Urobuchi, Renji Ooki, Naoko Satou

Platform.             : Netflix

Rating IMDb.       : 6.3

Rating myanimelist : 7.3

Sumber : IMDb dan myanimelist


Tak terasa sudah panjang lebar sekali aku nulis ulasan ini. Sekedar info aja, semua review yang aku tulis murni menurut pendapat pribadi ya man teman. Jika kalian punya opini lain, silahkan tuangkan di kolom komentar ya agar kita bisa berdiskusi 😉

Terimakasih bagi yang sudah baca.

Sampai jumpa dipostingan selanjutnya... 










Maya
Maya Hanya manusia biasa yang suka baca, nulis, dan nonton plus rebahan. Udah itu saja.

Posting Komentar untuk "[REVIEW] & Sinopsis Lengkap Anime Movie BUBBLE ' Kisah Cinta Manusia dan Gelembung ala Hibiki dan Uta '"